Jumat, 18 Februari 2011

SEBUAH NAMA

Sebuah nma yg akn slalu
ada dlm htku
Wlau dia ada bhkn ga ada
sklipn
Sbuah nma yg mmpunyai
ruang khusus ddlm htiku
smpai kpnpun
Mmang nma itu ga lma
dsisiku,dn nma itu blm
prnh mlkukn ssuatu yg
khusus buatku
Tpi entah knp?
Nma itu slalu mmbayangi
hdupku,dn brhrp nma itu
trus mndkt lgi kpdku.
Krn nma itu ga sdr akn
kbradaanku ataupn ga
prnh sdr sma skali.
Aku mngkin trlalu
naif,bodoh dn glp mta.
Tpi Aku ga pduli !
Krn nma itu slalu
mmbuatku mrs kya.
Sbuah nma yg slalu
kusebut dlm doAKu
Sbuah nma yg ksbut
prtma kli saat aku bngun
tdr,dn
Sbuah nma yg trakhir
ksbut sblm aku ttp mtaku
Sbuah nma yg akn trus
aku imgt wlau nma itu ga
akn prnh tau
Sbuah nma yg sdh
mmbuat jln hdpku brubh
Sbuah nma yg ku ucp dgn
satu kta
Dn nma itu adlh....

UNTUK RENUNGAN

"*Saat kau berumur 15
tahun, dia
pulang kerja dan ingin
memelukmu,
sebagai balasannya, kau
kunci pintu
kamarmu.
*Saat kau berumur 16
atahun, dia
ajari kau mengemudi
mobilnya,
sebagai balasannya kau
pakai
mobilnya setiap ada
kesempatan
tanpa peduli
kepentingannya.
*Saat kau berumur 18
tahun, dia
menangis terharu ketika
kau lulus
SMA, Sebagai balasannya
kau
berpesta dengan
temanmu hingga
pagi.
*Saat kau berumur 19
tahun. dia
membayar kuliahmu dan
mengantarmu ke kampus
pada hari
pertama, Sebagai
balasannya kau
minta diturunkan jauh
dari pintu
gerbang agar kau tidak
malu di
depan teman-temanmu.
*Saat kau berumur 20
tahun, dia
bertanya “dari mana saja
seharian
ini ?”. Sebagai balasannya
kau jawab
“ ah ibu cerewet amat sih,
ingin tau
urusan orang!”
*Saat kau berumur 21
tahun, dia
menyarankan satu
pekerjaan yang
bagus untuk karirmu di
masa depan.
Sebagai balasannya, kau
katakan
“ aku tidak ingin seperti
ibu”
*Saat kau berumur 24
tahun, dia
bertemu dengan
tunanganmu dia
bertanya tentang
rencana di masa
depan. Sebagai
balasannya kau
mengeluh, “bagaiamana
ibu ini, kok
bertanya seperti itu”.
*Saat kau berumur 25
tahun, dia
membantumu membiayai
pernikahanmu. Sebagai
balasannya
kau pindah ke kota lain
yang
jaraknya lebih dari 500
km.
*Saat kau berumur 30
tahun, dia
memberikan nasihat
bagaimana
merawat bayimu. Sebagai
balasannya, kau katakan
“ Bu,
sekarang jamannya sudah
beda !”.
*Saat kau berumur 40
tahun, dia
menelpon untuk
memberitahukan
pesta ulang tahun salah
seorang
kerabatnya. Sebagai
balasannya, kau
jawab. “Bu, saya sibuk
sekali. gak
ada waktu.”
*Saat akau berumur 50
tahun, dia
sakit-sakiatan sehingga
memerlukan
perawatanmu. sebagai
balasannya,
kau baca tentang
pengaruh negatif
orang tua yang
menumpang tinggal
di rumah anak-anaknya.
*Dan hingga suatu hari
dia
meninggal dengan
tenang. dan tiba-
tiba kau teringat semua
yang belum
pernah kau lakukan,
karena
perlakuan kau pada
mereka datang
terekam menghantam
hatimu
bagaikan palu godam.
Maka dari itu mulai dari
sekarang
sebelum terlambat, jika
beliau masih
ada, jangan lupa
memberikan kasih
sayangmu lebih dari yang
pernah
kau berikan selama ini.
dan jika beliau
sudah tiada ingatlah
kasih sayang
dan cintanya yang tulus
tanpa syarat
dan batas waktu
kepadamu.."

BUKAN IBU,TAPI AYAH

1. Ayah ingin anak-
anaknya punya
lebih banyak kesempatan
daripada
dirinya, menghadapi lebih
sedikit
kesulitan, lebih tidak
tergantung
pada siapapun, dan selalu
membutuhkan
kehadirannya.
2. Ayah membiarkan
kamu
menang dalam permainan
ketika
kamu masih kecil, tapi
dia tidak
ingin kamu
membiarkannya
menang ketika kamu
sudah besar.
3. Ayah tidak ada di
album foto
keluarga, karena dia
yang selalu
memotret.
4. Ayah selalu sedikit
sedih ketika
melihat anak-anaknya
pergi
bermain dengan teman-
teman
mereka. kkarena dia
sadar itu
adalah akhir masa kecil
mereka.
5. Ayah mulai
merencanakan
hidupmu ketika tahu
bahwa ibumu
hamil (mengandungmu),
tapi
begitu kamu lahir, ia
mulai
membuat revisi.
6. Ayah membantu
membuat
impianmu jadi kenyataan
bahkan
diapun bisa
meyakinkanmu untuk
melakukan hal-hal yang
mustahil,
seperti berenang di air
setelah ia
melepaskannya.
7. Ayah mungkin tidak
tahu
jawaban segala sesuatu,
tapi ia
membantu kamu
mencarinya.
8. Ayah mungkin tampak
galak di
matamu, tetapi di mata
teman-
temanmu dia tampak
baik dan
menyayangi.
9. Ayah lambat mendapat
teman,
tapi dia bersahabat
seumur hidup.
10. Ayah benar-benar
senang
membantu seseorang,
tapi ia
sukar meminta bantuan.
11. Ayah di dapur.
Membuat dan
memasak seperti
penjelajahan
ilmiah. Dia punya rumus-
rumus
dan formula racikannya
sendiri,
dan hanya dia sendiri
yang
mengerti bagaimana
menyelesaikan
persamaan-
persamaan rumit itu. Dan
hasilnya?... .mmmmhhh..."tidak
terlalu mengecewakan"
^_~
12. Ayah paling tahu
bagaimana
mendorong ayunan cukup
tinggi
untuk membuatmu
senang tapi
tidak takut.
13. Ayah akan sangat
senang
membelikanmu makanan
selepas
ia pulang kerja, walaupun
dia tak
dapat sedikitpun bagian
dari
makanan itu.
14. Ayah selalu berdoa
agar kita
menjadi orang yang
sukses di
dunia dan akhirat,
walaupun kita
jarang bahkan jarang
sekali
mendoakannya.
15. Ayah akan
memberimu tempat
duduk terbaik dengan
mengangkatmu
dibahunya, ketika
pawai lewat.
16. Ayah tidak akan
memanjakanmu ketika
kamu sakit,
tapi ia tidak akan tidur
semalaman.
Siapa tahu kamu
membutuhkannya.
17. Ayah percaya orang
harus
tepat waktu. Karena itu
dia selalu
lebih awal menunggumu.
18. Ia akan melupakan
apa yang ia
inginkan, agar bisa
memberikan
apa yang kamu butuhkan.
19. Ia menghentikan apa
saja yang
sedang dikerjakannya,
kalau kamu
ingin bicara.
20. Ia selalu berfikir dan
bekerja
keras untuk membayar
uang
sekolahmu tiap semester,
meskipun kamu tidak
pernah
memikirkannya,
bagaimana ia
mendapatkannya.
21. Ayah mengangkat
beban berat
dari bahumu dengan
merengkuhkan
tangannya
disekeliling beban itu.
22. Ayah akan berkata,
"Tanyakan
saja pada ibumu," ketika
ia ingin
berkata, "Tidak".
23. Ayah tidak pernah
marah,
tetapi mukanya akan
sangat merah
padam ketika anak
gadisnya
menginap di rumah
teman tanpa
izin.
24. Dan diapun hampir
tidak
pernah marah, kecuali
ketika anak
lelakinya kepergok
menghisap
rokok dikamar mandi.
25. Ayah mengatakan,
tidak apa-
apa mengambil sedikit
resiko asal
kamu sanggup kehilangan
apa
yang kamu harapkan.
26. Pujian terbaik bagi
seorang
ayah adalah ketika dia
melihatmu
melakukan sesuatu hal
yang baik
persis seperti caranya.
27. Ayah lebih bangga
pada
prestasimu, daripada
prestasinya
sendiri.
28. Ayah hanya akan
menyalamimu ketika
pertama kali
kamu pergi merantau
meningalkan
rumah, karena kalau dia
sampai
memeluk mungkin ia
tidak akan
pernah bisa
melepaskannya.
29. Ayah tidak suka
meneteskan
air mata. Ketika kamu
lahir dan dia
mendengar kamu
menangis untuk
pertama kalinya, dia
sangat senang
sampai-sampai keluar air
dari
matanya (ssst..tapi sekali
lagi ini
bukan menangis).
30. Ketika kamu masih
kecil, ia bisa
memelukmu untuk
mengusir rasa
takutmu...ketika kau
mimpi akan
dibunuh monster...
31. Tapi, ternyata dia bisa
menangis dan tidak bisa
tidur
sepanjang malam, ketika
anak
gadis kesayangannya di
rantau tak
memberi kabar selama
hampir
satu bulan.
32. Ayah pernah berkata,
"Kalau
kau ingin mendapatkan
pedang
yang tajam dan
berkualitas tinggi,
janganlah mencarinya
dipasar
apalagi tukang loak, tapi
datang
dan pesanlah langsung
dari pandai
besinya. Begitupun
dengan cinta
dan teman dalam
hidupmu, jika
kau ingin mendapatkan
cinta
sejatimu kelak, maka
minta dan
pesanlah pada Yang
Menciptakannya"
33. Untuk masa depan
anak
lelakinya Ayah berpesan,
"Jadilah
lebih kuat dan tegar
daripadaku,
pilihlah ibu untuk anak-
anakmu
kelak wanita yang lebih
baik dari
ibumu, berikan yang lebih
baik
untuk menantu dan cucu-
cucuku,
daripada apa yang yang
telah ku
beri padamu".
34. Dan untuk masa
depan anak
gadisnya ayah berpesan,
"Jangan
cengeng meski kau
seorang
wanita, jadilah selalu
bidadari
kecilku dan bidadari
terbaik untuk
ayah anak-anakmu kelak.
Laki-laki
yang lebih bisa
melindungimu
melebihi perlindungan
Ayah, tapi
jangan pernah kau
gantikan posisi
Ayah di hatimu"
35. Ayah bersikeras,
bahwa anak-
anakmu kelak harus
bersikap lebih
baik daripada kamu dulu.
36. Ayah bisa membuatmu
percaya diri, karena ia
percaya
padamu.
37. Ayah tidak mencoba
menjadi
yang terbaik, tapi dia
hanya
mencoba melakukan yang
terbaik.